Kamis, 07 Mei 2009

Blok kopling


Biasanya untuk jnis jnis motor ada yg menggunakan 1 kopling ataupun 2 kopling, tapi akan saya bahas yg menggunakan 2 kopling dulu yang biasa diaplikasikan pada motor motor bebek.
Pada penggunaan 2 kopling ini fungsinya sama yaitu memutus dan menghubungkan putaran dari kruck as/ poros engkol ke bagian gigi transmisi. nama kopling yang pertama yaitu kopling otomatis, fungsinya untuk memutus dan menghubungkan putaran mesin dari kruck as ke gigi kecil kruck as, cara kerjanya yaitu saat putaran langsam atau putaran bawah kampas kopling yang dilengkapi dngan pegas ini belum merenggang dan menjepit rumah kopling otomatis sehingga putaran belum terhubung. Dan pada saat putaran menengah atau kurang lbih diatas 1500rpm kampas kopling otomatis ini terlempar/ merenggang dan menjepit rumah kopling otomatis, sehingga putaran dapat terhubung ke gigi kecil kruck as yang selanjutnya putaran ini akan diteruskan ke gigi sekunder kopling manual.
Kopling yang kedua adalah kopling manual, fungsinya untuk memutus dan menghubungkan putaran dari gigi kecil kruck as ke poros gigi transmisi primer, cara kerjanya yaitu saat tuas persneleng ditaekan lengan stut akan menggerakan stut lalu stut akan menekan plat leavter mendorong hub dalam kedalam jadi plat dan kampas yang tadinya merapat akan merenggang sehingga putaran terputus, untuk pemahaman lebih mudahnya yaitu plat kampas mempunyai nok/ seperti tonjolan2 gerigi yang berhubungan dengan hub dalam dan untuk kampasnya juga mempunyai nok yang berhubungan dengan hub luar. Dan peletakan kampas dan plat harus saling berseling, pemasangan yang pertama yaitu kampas terlebih dahulu diikuti plat kampas dan begitu seterusnya, dan pemasangan terakhir yaitu hub luar diikuti pegas dan plat leavter lalu dibaud, sistem kerjanya secara awam yaitu andaikan saja kita hanya menggunakan 2 buah kampas dan 1 plat kampas, pada saat tuas persneleng belum ditekan maka kampas dan plat kampas ini masih merapat/ putaran terhubung dikarenakan masing masing komponen ini menjepit karena penekanan dari pegas dan ditahan plat leavter, untuk plat memutar hub dalam dan kampas diputar oleh rumah kopling. Jadi saat tuas persneleng ditekan lalu lengan stut menggerakan stut lalu stut akan mendorong plat leavter dan hub dalam ke dalam sehingga kampas dan plat yang tadinya saling menjepit menjadi merenggang, putaran terputus dan yang bergerak sekarng hanya kampas dan rumah kopling manualnya saja yang bergerak..