
Fungsi blok cylinder adalah
- Sebagai tempat sirip sirip pendingin.
- Sebagai tempat kerja piston/ naik turunya piston.
- Sebagai tempat penampungan semdntara bahan bakar yang akan dikompresikan.
- Sebagai jalur oli menuju head cylinder melalui lubang baud sebelah kanan bawah.
Kerusakan yang biasa terjadi pada blok cylinder adalah
- Terdapat goresan yang terlalu dalam pada bagian liner, terkadang dikarenakan celah dinding piston dan dinding liner lebih dari batas toleransi 0,3-0,5 yang menyebabkan langkah piston berat, juga dapat dikarenakan pelepasan filter udara pada karburator dalam pemakaian yang cukup lama, salah pemasangan arah pada piston, kurang pelumasan pada piston.
- Untuk mengatasi masalah diatas dapat kita lakukan dengan dua cara:
1. Oversize, adalah pembesaran diameter leaner dengan piston dari ukuran sebelumnya.
2. Overbase, adalah penggantian dinding leaner yang lama dengan leaner baru, sehingga piston standard bisa digunakan lagi.
KOMPONEN PISTON
Fungsi sebagai
- Tempat ring piston
- Tempat pen dan klip pengunci piston
- Untuk menghisap campuran bahan bakar
- Untuk pengompresian campuran bahan bakar
- Untuk menerima hasil pembakaran yang akan dijadikan/ merubah energi panas tadi menjadi energi gerak
- Untuk mendorong sisa pembakaran menuju knalpot
Piston juga dibagi menjadi 3 macam
- Piston tirus, yaitu diameter bagian depan lebih kecil daripada bagian belakang
- Piston ouval, yaitu pada bagian pen piston lebih kecil dari pada bagian lainya
- Ofset piston, yaitu posisi piston saat terpasang tidak tepat berada ditengah dengan tujuan agar kerja naik turun piston bagian atas dan bawah sama rata
RING PISTON
Berfungsi untuk mencegah agar tidak terjadi kebocoran kompresi, pada motor 4 tak terdapat 3 ring
1. Ring kompresi satu, fungsinya mencegah kebocoran kompresi pertama.
2. Ring kompresi dua, fungsinya mencegah kebocoran kompresi jika ring pertama lolos.
3. Ring oli, fungsinya untuk mencegah oli yang melumasi dinding leaner tidak masuk ke ruang bakar, ring oli terdapat 2 buah ring, yaitu
- Ring ciderai, fungsinya untuk mengikis oli agar tidak masuk ke ruang bakar
- Ring expander, untuk membantu ring ciderai agar lebih menekan pada dinding leaner
Batas keausan pada gap ring piston 0,1-0,4.
Ciri ciri ring piston
- Ring kompresi 1 warna mengkilap
- Ring kompresi 2 warna lebih buram.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar